Kitab Ulangan

Penulis : Musa (namun kemungkinan Yosua yang mencatat kematian Musa pada pasal 34).

Waktu Penulisan : Antara 1410 dan 1395 SM.

Rentang Waktu : 1-2 bulan.

Judul Kitab : Kitab Ulangan diterjemahkan dari bahasa Inggeris Deuteronomy. Penamaan ini diambil dari kata Deuteronomion yang dalam bahasa Yunani berarti “pemberian hukum yang kedua”.

Latar Belakang : Pentateukh disimpulkan dalam kitab Musa kelima dan terakhir ini. Kitab Ulangan dimulai pada akhir 40 tahun masa pengembaraan Israel di padang gurun ketika generasi yang baru sedang bersiap-siap untuk memasuki tanah perjanjian. (Kanaan).

Tempat Penulisan : Di dataran dekat sungai Yordan di Moab (batas timur Yerikho).

Mulanya Ditujukan Kepada : Generasi baru Israel.

Isi : Beberapa tahun telah berlalu sejak hukum diberikan kepada orang-orang tua bangsa Israel di Gunung Sinai. Namun, generasi tersebut akhirnya meninggal di padang gurun (kecuali Kaleb dan Yosua) dan generasi baru ini perlu belajar cara mengembangkan sebuah hubungan yang benar dengan Allah. Demikianlah, tiga ucapan perpisahan kepada Israel diberikan oleh Musa tua tepat sebelum kematiannya, dan penunjukkan Yosua sebagai penganti Musa pun dilakukan. Kejadian-kejadian sebelum ini mengigatkan mereka untuk hidup dalam iman dan ketaatan di masa mendatang. Peraturan moral dan hukum dikembangkan, dan 10 perintah Allah diulang kembali.

Kata Kunci : “Ingat”; “Perjanjian”; “Ketaatan”. Musa memberi dorongan terus-menerus kepada bangsa Israel untuk “mengigat” “perjanjian” awal mereka dengan Allah nenek moyang mereka, yang telah membebaskan mereka dariperhambaan Mesir dan menabahkan mereka melewati padang gurun. Satu-satunya balasan yang layak dari orang-orang yang begitu tidak layak adalah “ketaatan” kepada Allah dengan tanpa syarat.

Tema:

  • Hanya ada satu Allah yang sesungguhnya.
  • Ketaatan membawa berkat … ketidaktaatan membawa hukuman.
  • Kasih yang sungguh-sungguh kepada Allh dibuktikan dengan kehidupan yang kudus dan mengasihi sesama.
  • Kuasa dan kesetiaan Allah dapat diandalkan saat kita membutuhkannya.
  • Kita harus mengajar anak-anak kita takut akan Allah dan memegang perintah-perintah-Nya (pasal 6).

Garis Besar:

  • Nasehat Musa pertama. Mempelajari sejarah Israel.  1:1-4:43.
  • Nasehat Musa kedua.
  1. Mempelajari hukum-hukum Allah.  4:44-11:32.
  2. Penerapan hukum itu.  12:1-26:19.
  3. Berkat dan kutuk.  27:1-28:68.
  • Nasehat Musa ketiga. Memperbaharui perjanjian Israel.  29:1-30:20.
  • Penunjukkan Yosua sebagai penganti Musa.  31:1-32:43.
  • Kata-kata terakhir Musa dan kematiannya.  32:44-34:12.

Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia.

Share: hal praktis
  • Facebook
  • Tumblr
  • Twitter
  • Google Buzz
  • Orkut
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • email
  • Ping.fm
  • Print
  • RSS
  • Yahoo! Buzz

Tags:

Post Author

This post was written by suhartanatanael@gmail.com who has written 202 posts on Kegiatan Kristiani.

No comments yet.

Leave a Reply