Kitab Kidung Agung

Penulis : Kemungkinan Salomo.

Waktu Penulisan : Antara 965 dan 960 SM.

Rentang Waktu : Sekitar satu tahun.

Judul Kitab : Judul kitab ini. “Kidung Agung” berarti “lagu yang tertinggi”. Kitab ini disebut pula “Kidung Salomo” karena merupakan kidung kasih tentang Salomo dan pengantinnya.

Latar Belakang : Kitab ini kemungkinan ditulis pada awal pemerintahan Salomo. Sebagian besar  kisah ini terjadi dalam istana di Yerusalem atau negara sekitar yang menuju kediaman sang pengantin. Kidung Agung secara ekspisit berbicara mengenai topik seks dan pernikahan, lebih dari kitab-kitab lain dalam Alkitab. Walaupun banyak interpretasi dari kisah ini, kebanyakan memandang sebagai bentuk kiasan yang mengambarkan kasih Allah kepada Israel dan atau kasih Kristus kepada gereja-Nya.

Tempat Penulisan : Yerusalem.

Pada Mulanya Ditujukan Kepada : Sang pengantin.

Isi : Kidung Agung merupakan sebuah perayaan kasih antara seorang laki-laki (Salomo) dan seorang perempuan (Sulamit, seorang gadis pengembala) Koleksi puisi-puisi di dalamnya bentuk lagu-lagu, mengambarkan kedalaman dan kemurnian kasih keduanya yang pada saat itu sedang melihat kembali kenangan dari hubungan mereka. Gadis Sulamit yang miskin bekerja di sebuah desa, di kebun anggur milik raja Salomo. Ketika mengunjungi kebun angurnya itulah, Salomo dan Sulamit saling jatuh cinta, dan ia pun membawanya ke istananya di Yerusalem untuk menjadi istrinya. Lirik yang menyertai meliputi hampir semua aspek dari perasaan hati keduanya. Kekaguman pada sifat-sifat fisik satu sama lain, pernikahan mereka, seksualitas, keinginan serta sukacita mereka. Maslah perpisahan dan kecemburuan pun terbit namun dengan cepat dapat diselesaikan dengan menekankan kasih sejati mereka.

Kata Kunci : “Kasih”; “Pernikahan”. Kidung Agung dengan indahnya mengambarkan kualitas dari “kasih” yang murni serta segala hal yang dibutuhkan bagi sebuah “pernikahan” yang berhasil. Untuk mengembangkan sebuah hubungan seperti ini diperlukan kejujuran total, ketidakegoisan, dan dukungan tanpa syarat.

Tema:

  • Seks dan pernikahan ditahbiskan oleh Allah dan adalah bak dimataNya ketika digabungkan.
  • Kasih Allah akan Israel (dan kasih Kristus bagi gereja-Nya, Pengantin wanita-Nya) jauh lebih besar dari kasih manusia manapun.
  • Walaupun seorang mungkin secara keuangan benar-benar miskin, ia dapat kaya secara rohani dengan mengasihi Allah dan mengetahui Allah mengasihi tanpa syarat.
  • Sebuah pernikahan yang ideal akan lembut dan penuh kasih, tetapi kuat pada masa pencobaan.

Garis Besar:

  • Salomo dan Sulamit saling jatuh hati.  (1:1-3:5)
  • Keduanya dipersatukan dalam sebuah pernkahan.  3:6-5:1.
  • Kedua mempelai menghadapi pergumulan yang menyakitkan.  5:2-7:9a.
  • Kedua mempelai bersatu kembali dan tumbuh dalam kasih mereka.  7:9b-8:14.

Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia

Tags: ,

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

Satu Tanggapan “Kitab Kidung Agung”

  1. Pregnancy Symptoms week by week Desember 8, 2010 3:51 pm #

    Hey this post is very interesting. I’ll use it for my blog :) . Can you tell me some related articles I could use too?

Berikan Tanggapan