Kitab Yunus

Penulis: Yunus.

Waktu Penulisan : Antara 793 dan 753 SM.

Rentang Waktu : Tidak jelas.

Judul Kitab : Dari penulis dan karakter utama kitab ini Yunus.

Latar Belakang : Yunus – satu satunya nabi dalam Perjanjian lama yang berasal dari Galilea, lahir di Israel dan bertumbuh besar do kota Gat-Hefer, sekitar 3 mil dari Nazaret. Yunus diutus oleh Allah utuk mengabarkan pertobatan kepada bangsa kafir Asyur dengan ibukotanya Niniwe. Ini merupakan sebuah tugas yang benar-benar berat karena Asyur memiliki reputasi yang kejam dan menindas, dan merupakan musuh lama Israel. Pada masa ini Raja Yerobeam II sedang memerintah atas Israel.

Tempat Penulisan : Dekat Yerusalem.

Mulanya ditujukan Kepada : Terutama bangsa Israel.

Isi : Ketakutan dan kesombongan Yunus membuatnya lari dari Allah. Ia tidak ingin pergi ke Niniwe untuk mengabarkan berita agar rakyat itu bertobat – seperti yang diperintahlan Allah – karena ia merasa mereka adalah musuhnya, dan ia yakin bahwa Allah tidak akan melaksanakan ancamannya untuk menghancurkan kota tersebut. Sebaliknya, ia menumpang kapal ke Tarsis yang ada di arah yang berlawanan. Kemudian badai yang menghebat menyebabkan para awak kapal melepar undi untuk menentukan bahwa Yunuslah penyebabnya.  Mereka melemparnya keluar dari kapal  dan ia pun ditelan oleh ikan yang besar. Di dalam perut ikan selama tiga hari dan tiga malam (1:7), Yunus pun bertobat dari dosanya kepada Allah, dan ikan tersebut memuntahkannya ke dataran kering. Yunus melakukan perjalanan sejauh 500 mil ke kota Niniwe dan membawa kota itu pada kebangunan rohani yang sangat besar (pasal 3),.namun bukanya merasa bersyukur, Yunus merasa tidak senang ketika Niniwe bertobat. Ia kemudian mendapatkan pelajaran ketika Allah mengunakan sebatang pohon anggur, seekor ulat, dan angin untuk mengajarnya bahwa Allah itu penuh dengan kemurahan.

Kata Kunci : “Ikan”; “Kebangunan Rohani”. Yunus tidak hanya ditelan oleh ikan yang esar; peristiwa ini mengambarkan Allah mengulurkan tangan-Nya untuk menolong sang nabi. Ini memberi Yunus sebuah kesempatan unik …. untuk mencari kelepasan yang unik… ketika ia bertobat pada sebuah pengasingan yang unik pula. Banyak yang mengolongkan “Kebangunan Rohani” yang dibawa oleh Yunus atas Niniwe merupakan salah satu dari penginjilan terbesar sepanjang sejarah.

Tema :

  • Kita tidak akan pernah dapat berhasil bersembunyi dari Allah… Ia melihat setiap tindakan kita.
  • Seringkali Allah melakukan pekerjaan-pekerjaan terhebat-Nya melalui orang orang u=yang nampaknya tidak cocok untuk tugas itu.
  • Apa yang kita anggap sebagai sesuatu yang mustahil, Allah mungkin menganggapnya sebagai sebuah kesempatan yang baik untuk diberikan kepada kita.
  • Bagaimanapun juga, dengan tidak mengabaikan rasa patriotisme …. kita tidak boleh meletakkan nagara kita di atas Allah.
  • Allah mengasihi kita semua dengan tanpa menghiraukan reputasi , kebangsaan dan ras kita.
  • Bersukacita atas keselamatan orang lain merupakan sebuah pengalaman yang Allah ingin kita bagikan bersama-Nya.
  • Allah pada waktu tertentu mungkin dapat mengunakan alam, binatang, cuaca atau ciptaanNya yang lain untuk membawa kita pada persekutuan yang lebih dekat dengan-Nya.

Garis Besar :

  • Yunus lari dari Tuhan.  1:1-17
  • Yunus dilepaskan dari ikan yang menelannya.  2:1-10
  • Yunus taat kepada Allah dan pergi ke Niniwe.  3:1-10.
  • Yunus marah atas kemurahan Tuhan.  4:1-11

Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia.

Tags:

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

2 Tanggapan “Kitab Yunus”

  1. download pinball Januari 19, 2011 3:20 pm #

    I dont know what to talk about except that I’ve enjoyed reading. Wonderful overall blog page.

  2. Travel Offers April 3, 2011 2:56 am #

    Man I like your article and it was so good and I am definetly going to bookmark it. I Have to say the Indepth analysis this article has is trully remarkable.Who goes that extra mile these days? Well Done! Just one more tip you caninstall a Translator Application for your Worldwide Audience ..

Berikan Tanggapan