Penulis : Lukas.
Waktu Penulisan : Antara tahun 61 dan 63 Masehi.
Rentang Waktu : Sekitar 29 tahun (Sejak naiknya Kristus Yesus ke Sorga sikar tahun 33 Masehi, sampai dengan dipenjaranya Paulus di Roma sekitar tahun 62 Masehi.)
Judul Kitab : Dari pengambaran perbuatan Para Rasul (perbuatan dan tindakan dalam bahasa Inggeris “acts” juga merupakan penamaan kitab ini dalam bahasa Inggeris). seperti yang dipimpin oleh Roh Kudus.
Latar Belakang: Lukas memulai Kitab Kisah Para Rasul di mana ia berhenti dalam Injil yang ditulisnya. Keduanya ditulis untuk menolong seorang Kristen baru bernama Teofilus. Kitab Kisah Para Rasul ini merupakan penghubung yang penting antara keempat Injil dan tulisan tulisan dalam perjanjian Baru yang lain. Kitab ini menunjukkan pelayanan Gereja dalam melakukan Amanat Agung Yesus Kristus kepasa seluruh dunia. Meskipun menyebutkan sebagian besar dari Para Rasul, kitab ini menekankan pelayanan Petrus (pasal 1-12) dan Paulus (pasal 13-28).
Tempat Penulisan : Kemungkinan di Kaiserea atau Roma.
Mulanya ditujukan kepada : Teofilus dan orang Kristen non Yahudi lainnya.
Isi :Kitab ini memuat kisah pelayanan Kristus melalui hidup para murid-Nya. Roh kudus yang turun pada hari pentakosta memberi kuasa dan keberanian untuk menolong orang-orang Kristen dalam bersaksi ke seluruh dunia tentang Juruselamat yang telah bangkit. Kitab ini mengambarkan kepemimpinan Petrus atas Gereja Yahudi; kematian Stefanus (pasal 7); aniaya yang hebat melawan Kekristenan di bawah pimpinan Saulus (pasal 8); dan pertobatan Saulus (Paulus) diperjalanan menuju Damaskus (pasal 9). Paulus memimpin 3 perjalanan penginjilan yang luas untuk mengajar dan mengabarkan Injil. Kitab ini berakhir dengan perjalanan Paulus ke Roma , dimana ia dipenjarakan. Namun, Kekristenan telah tersebar luas seperti api, dari Yerusalem ke seluruh Kekaisaran Romawi. Sekarang tidak ada apa pun yang dapat menghentikan Kabar Baik itu!.
Kata Kunci : “Roh Kudus”; “Pertumbuhan”. Kisah Para Rasul menyebutkan atau mengacu pada “Roh Kudus” lebih dari 30 kali. Roh Kudus lah yang akan memimpin, mengisi, menopang, menobatkan, dan menghibur orang-orang percaya. Kitab ini juga memgambarkan dalam garis besar “pertumbuhan” gereja dalam jumlah, kekuatan dan pengertian.
Tema :
- Allah tidak akan meminta kita untuk melakukan sesuatu tanpa memberikan kita kemampuan melakukan sesuatu tanpa memberikan kita kemampuan untuk melakukannya dengan baik.
- Pertumbuhan gereja akan terus berlangsung dan mempunyai arti penting …. dengan pimpinan Roh Kudus.
- Mustahil untuk mempunyai kehidupan Kristen yang berhasil di luar Roh Kudus.
- Orang-orang Kristen yang taat akan pimpinan Allah akan mempunyai kesempatan yang luar biasa untuk bercerita tentang Yesus.
Garis Besar :
- Naiknya Yesus ke Sorga. 1:1-11.
- Pentakosta dan gereja mula-mula di Yerusalem. 1:12-8:3.
- Penyebaran Injil ke Yudea dan Samaria. 8:4-12:25.
- Perjalanan misionaris Paulus yang pertama. 13:1-14:28.
- Sidang di Yerusalem 15:1-34.
- Perjalanan penginjilan Paulus yang kedua. 15:35-18:23.
- Perjalanan penginjilan Paulus yang ketiga. 18:24-21:14.
- Perjalan Paulus ke Roma. 21:15-28:31.
Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia.













