Kitab Roma

Penulis : Rasul Paulus.

Waktu Penulisan : Antara tahun 56 dan 58 Masehi.

Judul Kitab : Menunjukkan kepada siapa surat ini ditujukan: Jemaat di Roma.

Latar Belakang : Paulus telah menyelsaikan perjalanan penginjilan yang ketiga dan sedang menantikan kunjungan ke Yerusalem, dan pada puncaknya adalah perjalanan pertamanya ke Roma. Paulus menulis surat ini untuk memperkenalkan dirinya sendiri dan meringkas pengertiannya tentang pesan Injil.

Tempat Penulisan : Kota Korintus di Yunani.

Mulanya ditujukan kepada : Orang-orang Kristen di Roma, baik Yahudi maupun non Yahudi (dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta orang, Roma merupakan pusat dari salah satu kerajaan terbesar yang pernah dikenal oleh dunia).

Isi : Kitab Roma, yang merupakan kitab terpanjang dari 13 surat dalam perjanjian Baru yang ditulis oleh Paulusmerupakan sebuah diskusi thelogi yang teliti tentang keselamatan dan doktrin tentang pembenaran hanya oleh iman saja. Secara sistematis Paulus mencerminkan rasa syukurnya atas keselamatan dari Allah memalui kemurahanNya ketika Ia menbedakan secara menyolok antara hukum dan kasih karunia, dan ketetapan hati untuk membuat Kristus dikenal oleh siapapun dimana-mana. Urusan antara Allah dan bangsa Israel dan maksudNya atas orang orang Yahudi disebutkan dengan terperinci. Kebenaran di laur perbuatan digambarkan lebih jauh melalui contoh kehidupan Abraham (pasal 4). Akhirnya penerapan praktis tentang tugas-tugas orang kristen dan etika juga diberikan.

Kata Kunci : “Dosa”; “Keselamatan”; “Iman”. Dengan gamblang Paulus menjelaskan bahwa hubungan yang rusak dengan Allah adalah akibat “dosa” dalam hidup kita, dan “keselamatan” hanya ada melalui “iman” dalam Anak Allah, Yesus Kristus.

Tema :

  • Setiap orang lahir dengan sifat alami yang berdosa, “kerena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah” (3:23).
  • Kita semua seperti Paulus mempunyai pertentang dalam diri kita yang berasal dari kecenderungan yang berdosa dari manusia alami kita.
  • Keselamatan adalah pemberian cuma-cuma… intinya bukanlah dosa melainkan Anak Allah.
  • Tidak ada satupun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah.
  • Kita menjadi benar hanya melalui Yesus Kristus yang sempurna.
  • Pembenaran hanya dapat dengan iman… dan bukan dengan perbuatan baik.
  • Penyucian hanya melalui Roh Kudus yang tinggal dalam diri kita… bukan dengan melakukan hukum-hukum keagamaan.
  • Setiap orang yang percaya Yesus kristus akan diselamatkan dan mendapatkan kemampuan melalui Roh Allah untuk hidup berkemenangan.
  • Kekuatan Ilahi untuk dapat hidup suci diberikan oleh Roh Kudus.

Garis Besar :

  • Pengantar.  1:1-17.
  • Semua orang bersalah sebagai pendosa.  1:18-3:20.
  • Keselamatan tersedia bagi semua orang melalui iman.  3:21-8:39.
  • Rencana Allah bagi Israel.   9:1-11:36.
  • Hubungan dan tingkah laku Kristen.  12:1-15:13.
  • Perintah terakhir dan salam.  15:14-16:27.

Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia.

Tags:

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

Belum ada komentar.

Berikan Tanggapan