Penulis : Rasul Paulus.
Waktu Penulisan : Antara tahun 55 dan 57 Masehi.
Judul Kitab : Dari surat Paulus pertama yang ditulis untuk jemaat di Korintus.
Latar Belakang : Jenderal Romawi Mummius menghancurkan kota Korintus di Yunani pada abad ke-2 SM, tetapi Yulius Ceasar membangun kembali kota itu sekitar 46 SM. Kota Korintus yang terletak di Mediterania menjadi pusat ekonomi dan komersial di Yunani. Pusat kosmopolitan yang kaya ini, dengan penduduk sekitar 700.000 orang, segera menjadi tolak ukur tindakan asusila dan kebobrokan moral. Dalam lingkungan yang jahat inilah Paulus mendirikan gereja di Korintus ketika ia berada disana selama 1,5 tahunpada perjalanan penginjilan kedua. Priska, Akwila dan Silas dan Timotius merupakan penolong usaha-usaha Paulus ini. Namun, segera setelah keberangkatan Paulus, kejahatan yang berat dan perpecahan golongan mengancam stabilitas dan keberadaan gereja.
Tempat Penulisan : Efesus.
Mulanya Ditujukan Kepada: Gereja Di Efesus.
Isi : Keluarga Kloe melaporkan kepada Paulus adanya perselisihan dalam gereja di Korintus. Gereja itu kemudian mengirim 3 orang utusan kepada Paulus bersama sebuah surat mencari hikmat tentang beberapa hal serta pertanyaan-pertanyaan yang ada di dalam gereja. Secara sistematis surat dari Paulus kepada jemaat di Korintus menjawab beberapa pokok persoalan , seperti perpecahan dalam jemaat, kebobrokan moral, perkara hukum, tantangan atas kerasulan Paulus, persembahan daging kepada berhala, pernikahan, perceraian, dan perjamuan kudus. Pengajaran juga diberikan mengenai karunia roh (pasal 12), kasih dalam Kristen (pasal 13), dan kebangkitan (pasal 15). Sebagai tambahan atas nasihat nasihat paulus tentang kedisiplinan, ia juga memberi saran praktis kepada jemaat pada saat memberi pernyataan bahwa Injil adalah kuasa dan hikmat Allah.
Kata Kunci : “Koreksi”;”Kesatuan”. Paulus menulis perkataan “koreksi” dengan kasih dan ketegasan. Satu-satunya harapan yang tersedia bagi orang-orang Korintus adalah “kesatuan” dalam Yesus Kristus. Ketika mereka diikat menjadi satu, mereka dapat mengasihi, melayani, mengalahkan kejahatan, dengan mengambil kekuatan mereka dari Roh Allah yang sama yanga ada di dalam diri mereka.
Tema :
- Hanya Kristus saja yang dapat menyucikan dosa kita dan memberi hak untuk berdiri benar dihadapan Allah.
- Hanya orang Kristen yang dapat memberi kasih yang sejati.
- Kasih yang sejati adalah sebuah keputusan, tindakan, dan sebuah komitmen.
- Allah tidak akan pernah membiarkan kita dicobai melebihi kekuatan kita untuk menanggungnya.
- Saudara laki-laki dan perempuan dalam Kristus bersama-sama dalam sebuah kesatuan yang tidak ada di dalam dunia.
- Orang-orang Kristen dewasa kadang-kadang perlu untuk membatasi kebebasan pribadi mereka bagi kepentingan mereka yang lebih lemah.
- Orang-orang beriman menerima karunia-karunia untuk memuliakan Allah dan membangun tuuh Kristus dalam kasih.
- Yesus Kristus menaruh perhatian dalam semua aspek hidup kita dan merupakan jawaban bagi semua masalah kita.
Garis Besar :
- Pendahuluan. 1:1-9
- Masalah-masalah dalam gereja Korintus. 1:10-4:21.
- Disiplin dalam gereja. 5:1-6:20.
- Perihal pernikahan. 7:1-7:40.
- Prinsip-prinsip dalam hak hak dan kemerdekaan orang orang kristen. 8:1-11:1.
- Penyembuhan di depan umum dan karunia-karunia roh. 11:2-14:40.
- Kebangkitan. 15:1-58.
- Rencana-rencana Paulus dan perintah perintah terakhir. 16:1-24.
Sumber : Lembaga Alkitab Indonesia













