I Tesalonika

Penulis : Rasul Paulus.

Waktu Penulisan : Antara tahun 50 dan 51 Masehi.

Judul Kitab : Dari surat pertama Paulus yang ditulis untuk jemaat  di Telasonika.

Latar Belakang : Tesalonika merupakan ibukota Makedonia, sebuah provinsi Romawi. Ketika Paulus tiba disana dalam perjalanan penginjilan yang kedua, kota ini merupakan sebuah kota yang sedang berkembang pesat dalam perdagangan dan perlabuhan dengan jumlah penduduk mencapai 200.000 jiwa. Khotbah-khotbah Paulus membawa membawa banyak orang menjadi beriman kepada Yesus Kristus, tetapi aniaya yang hebat dari orang-orang yang tidak percaya memaksanya untuk melarikan diri dari kota tersebut. Paulus menuju Berea dimana ia meninggalkan rekan sekerjanya Timotius dan Silas, untuk melanjutkan pelayanan. Akan tetapi, orang-orang Yahudi dari Tesalonika yang memiliki perbedaan pendapat mengikutinya kesana lalu memulai kerusuhan. Paulus pergi ke Atena lalu melanjutkan ke Korintus di mana ia menerima laporan terbaru dari Timotius tentang orang-orang Kristen di Tesalonika. Surat ini merupakan jawaban Paulus.

Tempat Penulisa : Korintus.

Mulanya Ditujukan Kepada : Jemaat di Tesalonika.

Isi : Diantara surat-surat Paulus yang pertama, Tesalonika ditulis untuk memberi dorongan kepada gereja yang masih baru di sana dan untuk memuji mereka karena iman mereka yang dijalankan dengan setia. Paulus memberi perintah kepada orang percaya untuk hidup dalam kesucian dan keteraturan, termasuk di dalamnya permohonan untuk melawan amoralitas seksual. Persekutuan yang dinamis ini merupakan sumber sukacita yang tak henti-hentinya bagi Paulus. Namun, beberapa orang dalam jemaat salah mengerti mengenai kedatangan Kristus yang kedua lainya dengan beranggapan bahwa orang-orang percaya yang mati sebelum kedatanganNya yang kedua kalinya akan luput dari kebangkitan. Paulus menyakinkan mereka bahwa mereka yang meninggal dalam Kristus merupakan yang pertama akan bangkit, lalu mereka akan diangkat bersama dengan orang orang yang masih hidup untuk bertemu dengan Tuhan din udara. Surat dari Paulus ini ditutup dengan berbagai nasihat dan berkat.

Kata Kunci : :Ketabahan”; “Kedatangan” Kristus yang kedua kali. Paulus memuji orang-orang percaya di Tesalonika karena “ketabahan” mereka dalam iman meskipun mereka berasal dari latar belakang agama-agama berhala Yunani. Ketika “kedatangan Yesus yang kedua kali”nya diharapkan segera terjadi, Paulus menulis untuk memberi penghiburan, menunjukkan betapa pentingnya serta memberi kepastian akan hal itu.

Tema :

  • Allah mengharapkan orang beriman untuk menjadi teladan bagi mereka yang belum percaya.
  • Aniaya bukanlah alasan untuk meninggalkan Allah.
  • Kemenangan puncak kita ada di dalam Kristus.
  • Kedatangan Kristus yang kedua kalinya pasti terjadi.
  • Orang Kristen wajib berdoa bagi gereja serta pemimpin-pemimpin mereka.
  • Hidup dalam kesucian adalah kehendak Allah bagi setiap orang percaya.

Garis Besar :

  • Salam   1:1
  • Ucapan terimakasih atas iman orang-orang Tesalonika.  1:2-10.
  • Pelayanan Paulus di Tesalonika,  2:1-4:12.
  • Persiapan bagi kedatangan Tuhan.  4:13-5:11.
  • Nasihat nasihat terakhir.  5:12-28.

Sumber: Lembaga Alkitab Indonesia.

Tags:

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

Belum ada komentar.

Berikan Tanggapan