Konstantinus dan Gereja

Kaisar Konstantinus Agung ( 27 Febuari 272 – Mei 337) adalah kaisar Romawi yang terkenal karena tiga perbuatannya bagi gereja Tuhan.

Perkara pertama ialah mengakui dan menerima agama kristen sebagai agama yang sah di kekaisaran Romawi pada tahun 313. Menurut ahli sejarah, ada dua alasan kaisar mengeluarkan Edik Milano (surat penetapan agama Kristen sebagai agama sah).

  1. Alasan politik, Kaisar menilai bahwa penganiayaan terhadap orang Kristen melemahkan kesatuan, apalagi Romawi sedang berperang melawan Persia. Selain itu, walaupun jumlah orang Kristen tidak lebih dari 10 % tetapi pajak mereka sangat membantu keuangan negara, karena orang Kristen taat membayar pajak.
  2. Alasan Rohani, Pada tahun 312 dalam sebuah peperangan yang sangat melelahkan dan pasukan Konstantinus hampir menyerah, tiba-tiba terdengar suara dari luar kemah kaisar, “Dengan tanda ini, engkau akan menang”. Kaisar keluar kemah dan melihat tanda salib di langit. Ia mengatakan kepada pasukannya, “Aku mendengar suara Tuhan istriku dan memberikan tanda salib untuk mendapatkan kemenangan.” Tiba-tiba, seluruh pasukan seperti mendapatkan semangat baru untuk menyerang musuh mereka. Ternyata, mereka menang. Kemenangan ini sangat berkesan pada Konstantinus Agung yang mendorongnya untuk mengakui dan menerima agama Kristen.

Konstantinus Agung tidak hanya mengakui agama Kristen, tetapi juga memulihkan gereja. Gedung-gedung yang dihancurkan pada masa penganiayaan diperbaiki dengan biaya dari kas negara. Para imam dibebaskan dari pajak dan selalu dilibatkan dalam upacara negara. Pada masa Konstantinus Aging ini, gereja sungguh-sungguh menikmati kebebasan dan kemenangan.

Perkara kedua. Kaisar Konstantinus menetapkan tanggal 25 Desember sebagai tanggal kelahiran Yesus Kristus yang diperingati secara resmi oleh negara. Sebelumnya, gereja hanya memperingati kebangkitan Yesus dari antara orang mati. Bahkan gereja cenderung memandang rendah peringatan hari ulang tahun.

Sehubungan dengan penetapan tanggal 25 desember sebagai hari kelahiran Yesus Kristus, ada dua pendapat:

  1. Kaisar masih menyembah Dewa Matahari. Oleh karena itu, kaisar menjadikan hari kelahiran Dewa Matahari menjadi hari kelahiran Yesus adalah rasa hormatnya  kepada Dewa Matahari. Jadi, penentuan itu didorong oleh kekafiran kaisar. Itulah sebabnya sejumlah gereja tidak bersedia merayakan Natal pada 25 Desemberr karena dipandang bersifat kafir.
  2. Kaisar, walaupun belum Kristen tetapi sangat menghormati agama Kristen, sehingga ia ingin menjadikan semua warga menghormati Yesus Kristus dengan cara memperingati hari kelahiran-Nya. Waktu itu, hanya sebagian saja masyarakat Romawi yang beragama Kristen. Dengan penetapan hari Natal itu, mau tidak mau, semua masyarakat ikut merayakan hari kelahiran Yesus Kristus.

Perkara Ketiga, Kaisar Konstantinus yang meminpin sinode di Nicea pada tahun 325 yang merumuskan ajaran tritunggal. Saat itu, ada masalah antara arianisme yang mengajarkan Yesus lebih rendah daripada Allah Bapa dan Athanasius  yang mengajarkan bahwa Yesus adalah Allah. Konstantinus berjasa menyelamatkan gereja dari kemungkinan perpecahan karena ajaran tersebut.

Karena banyaknya jasa Konstatinus Agung pada gereja masa itu, maka gereja membalas budi dengan mengangkat Kostantinus sebagai bunda gereja, yaitu orang-orang yang melindungi dan menyediakan semua kebutuhan gereja.

Sema hidupnya, Kaisar Konstantinus Agung mengabdikan hidupnya termasuk bagi pekerjaan gereja. Salah satu prestasinya ialah mewujudkan kesatuan gereja. Dengan segenap hatinya, ia menjaga keutuhan gereja dengan menghukum ajaran-ajaran sesat yang mencoba merusak keutuhan gereja Tuhan.

Pada tahun 330, Kostantinus Agung memindahkan ibukota kerajaan Romawi ke Byzantium. Kota inilah kemudian diberi nama Konstantinopel yang disesuaikan dengan nama pendirinya, yaitu Konstantinus Agung. Kota ini jugalah yang pada akhir abad ke-15 ditaklukan oleh Turki dan diubah menjadi negara Turki.

Menurut cerita, Konstantinus Agung dibaptis di hadapan publik beberapa saat sebelum kematiannya pada tahun 337.

http://pelanggi.jimdo.com/2010/05/08/konstantinus-agung/

Tags: ,

Post Author

Postingan ini dibuat oleh suhartanatanael@gmail.com yang telah menulis 299 dibuat pada Kegiatan Kristiani.

Belum ada komentar.

Berikan Tanggapan